Trik jitu mengatasi banting harga atau perang harga

Trik jitu mengatasi banting harga atau perang harga

Trik jitu mengatasi banting harga atau perang harga

Ini di tulis karena banyak sekali Fenomena perang harga yang ke depan akan selalu ada, dimana orang – orang di luar sana yang kehabisan ide untuk mengembangkan bisnis nya, memiliki asumsi yang ada di kepala dia hanya dengan menurunkan harga lah yang menjadi jalan solusi..

Banting harga atau perang harga untuk jangka panjang bukanlah hal yang baik, malah justru akan membunuh bisnis itu sendiri, margin semakin kecil, biaya operasinal pun akan terkikis terus menerus  dan akhir nya tumbang,

dan ini sudah banyak terjadi, terutama anda yang membaca tulisan ini pun, mungkin sedang mengalami perang harga atau kompetitor mengajak perang harga, terutama perang harga di marketplace shopee contohnya

Maka dari itu tidak terlalu panjang lebar kita akan membahas ini dengan cara yang singkat  namun padat hehe..

Anda tau bahwa bisnis butuh biaya operasional ataupun biaya marketing ? yah itu mutlak dan bisnis itu butuh ke untungan karena ini bisnis bukan lah yayasan.

Lalu bagaimana cara nya bisnis berkembang jika kita ikut – ikutan perang harga ..

APA YANG HARUS PERTAMA KALI DI LAKUKAN SUPAYA KITA TIDAK TERJEBAK DALAM PERANG HARGA, Trik jitu mengatasi banting harga atau perang harga :

Yang pertama PAHAMI CUSTOMER 

Trik jitu mengatasi banting harga atau perang harga

Memahami customer adalah hal yang krusial bagi keberlangsungan sebuah bisnis, bagaimana persona target market anda, apakah benar meraka cocok dengan kita dari segi apa yang mereka butuhkan, dari segi financial mereka, dari segi ekspetasi nya.

Dengan menemukan hal ini, secara tidak langsung nanti nya akan menemukan apa yang anda harapkan..  contoh nya, type customer anda adalah orang yang secara financial oke, dan ekspetasi dia untuk menggunakan produk sesuai apa yang ada dalam produk kita,

atau secara financial tidak terlalu oke tapi ekspetasi dia untuk menggunakan produk sesuai dan mampu kita selesaikan.

oke setelah anda paham dengan behavior customer mana yang anda harapkan nanti ke depan anda akan mendapatkan data untuk melakukan analisis dan melakukan tindakan selanjutnya,

tentu anda jualan pasti ada target kriteria market  yang menjadi harapan bukan ?

jika anda tidak tau atau tidak kenal bagaimana cara mengakuisisi mereka menjadi pembeli bahkan menjadi pelanggan loyal..  yang ada nanti anda mengira bahwa satu – satu nya mereka beli adalah kalau di kasih harga murah :)…  itu sama saja dengan mindset bobrok yang di terapkan oleh kompetitor yang ngajak perang harga..

Yang kedua MENGENALI JENIS PRODUK / LAYANAN ANDA

memahami produk

Mengenali jenis produk atau layanan anda sebelum anda terbesit ide untuk mengambil keputusan yang salah, Jenis produk atau layanan ini penting untuk strategi kedepan, jika produk anda

memiliki type repeat order, maka yang harus anda lakukan adalah perbanyak customer base atau fokuskan kepada tingkat jumlah customer nya terlebih dahulu, mengambil ke untungan sedikit tidak terlalu masalah, karena ini bagian dari strategi faktor kali, namun akan berjalan terus – menerus ( repeat order ).

Jika anda memiliki produk yang repeat order nya lama, maka tidak ada jalan lain yang anda kejar adalah mendapatkan cash sebanyak mungkin dengan cara menjual produk tersebut dan menambah value agar konsumen mau membeli dengan harga yang kita harapkan ( ini kunci nya dengan memahami customer ).

Setelah anda mendapatkan cash maka flow bisnis akan tetap bisa berjalan sambil memikirkan produk – produk penetrasi untuk anda lempar yang nati nya akan mengisi jeda financial produk utama yang tingkat repeat order nya lama. Contoh Produsen mobil akan menjual spareparts juga, akan menjual jasa service juga, dll. Untuk dapat fokus pada produk utama nya, dan juga mendapatkan ke untungan terus dari produk penetrasi nya.

Yang ketiga MENAIKAN NILAI TAMBAH

menaikan value produk

Menaikan nilai tambah atau value ini sering jadi pembahasan umum, tapi belum banyak yang memahami sampai meresap, apa sih value ? value ya nilai suatu barang hehe..

Tapi begini penerapan nya, kita harus sepakat value yang kita katakan belum tentu menjadi value yang konsumen inginkan,

objek jualan kita adalah manusia yang sangat dinamis, jadi value yang sesungguh nya adalah dapat menimbulkan presepsi oleh konsumen itu sendiri,

baik dari skala harapan dia yang udah oke banget kita bisa selesaikan PLUS mereka merasa lebih dari apa yang mereka harapkan 🙂 pernah mengalami hal ini ?? Tapi secara umum value bisa kita setting seperti penambahan bonus, menambah fitur, branding agar mereka merasa bangga kalau pakai produk kita..

Yang ke empat PENYAMPAIAN

trik jitu mengatasi perang harga

Segudang ke istimewaan yang ada dalam produk anda, tidak akan di ketahui oleh mereka market anda, kalau jika tidak mampu menyampaikan nya, menjelaskan nya, oleh karena itu, jangan pernah lalai dalam hal ini.

semua akan terjadi konversi kalau anda menyampaikan nya dengan benar, semua akan di ketahui jika anda menyampaikan nya dengan benar.

Jangan sampai nulis deskripsi aja anda malas, jika malas bagaimana mau tersampaikan padahal semua udah di persiapkan matang2 dari step awal sampai tinggal tingkat pemasaran 🙂

bagaimana akan tau dan mengukur market yang sudah kita petakan di point no 1. Iya kan..

Oke mudah – mudahan dapat di terapkan ke depan, bagi sebagian orang mungkin ini sederhana, tapi bagi anda yang sedang stuck karena perang harga, lalu membutuhkan informasi yang mudah cara mengatasi nya, maka artikel singkat ini bisa anda praktek kan tentang Trik jitu mengatasi banting harga atau perang harga

Sekian

 

Uun W

Tinggalkan Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

KONTAK WHATSAPP
Kontak Whatsapp