mardigu wowiek bossman sontoloyo

Ini dia visi besar seorang mardigu wowiek bossman sontoloyo yang sedang di gaungkan

Posted on

Mari membahas mardigu wowiek atau si bossman sontoloyo orang yang berilmu dan cukup menimbulkan pro dan kontra dikalangan masyarakat yang aktif di media sosial

Di tengah krisis dari berbagai sektor yang melanda Negara tercinta kita dan bahkan sebagaian besar Negara di dunia ini juga mengalaminya.

Sangat di perlukan sebuah dorongan yang berbentuk solusi dari setiap komponen yang ada di dalamnya, di dalam Negara tentunya, selain pejabat pemerintah, masyarakat nya sendiri pun harus ikut andil untuk sama – sama memberikan solusi dan berkontribusi

Biarpun tidak mudah dan tidak bisa secepat kilat, karena perlu proses, dan proses inilah yang sedang coba pak mardigu wowiek lakukan, sebisa dia, semampu dia.

Tapi kita akan fokus di dalam negeri saja, yang memang benar – benar kita lihat dan sebagian besar masyarakat kita merasakan, dari pada dampak krisis yang di alami saat ini atau beberapa tahun belakangan.

Apa yang saya tulis disini adalah berdasarkan penilaian dan pemahaman dari apa yang saya tangkap baik dari buku – buku beliau, aktivitas yang beliau lakukan di media sosial, lalu saya olah dan mengambil analisa, sehingga  bisa menjadi materi untuk menuliskan nya di dalam blog saya.

Jadi anda boleh beda dengan saya, silahkan kalau memiliki pandangan lain tentang beliau pak mardigu wowiek.

Ada 2 point besar yang saya amati di tengah gencar nya atmosfir  seorang mardigu wowiek prasantyo atau biasa di kenal dengan bossman sontoloyo ini.

Yang pertama adalah tentang bab mencerdaskan kehidupan bangsa :

Kita tau tentang hal mencerdaskan kehidupan bangsa telah tertulis di dalam anggaran dasar Negara kita yaitu UUD 1945.

Tentu hal tersebut sudah di terapkan dari dahulu sampai dengan saat ini, dan bukan sedang lagi menyalahkan pemerintah juga atau pihak terkait karena semua warga Indonesia sudah selayaknya bahu – membahu untuk menjalankan apa yang sudah di canangkan oleh para pendiri bangsa dan telah di sepakati keberadaan nya, untuk di jalankan bersama – sama, terkait mencerdaskan kehidupan bangsa ataupun yang lain nya.

Akan tetapi ukuran atau parameter mencerdaskan ini bagi seorang mardigu mungkin belum memiliki dampak yang benar – benar dapat dirasakan lebih besar kepada bangsa ini.

Faktanya banyak yang cerdas – cerdas malah pada berkarir di luar negeri, entah itu pilihan secara pribadi atau memang bagaimana saya sendiri pun tidak tau.

Lalu sebagian yang ada di tanah air yang  cerdas – cerdas asli atau yg ngaku pinter malah sebagian terlalu sibuk dengan olah kata – kata, debat retorika, yang tidak tau arah action sesungguh nya kemana untuk benar – benar memberikan solusi praktis terhadap permasalahan yang di hadapi bangsa ini.

Lalu maksud mencerdaskan kehidupan bangsa ini sebenernya apa sih ?  kan sudah ada sekolah dari level dasar sampai pada level tertinggi yang ada, walaupun tidak semua dapat menikmati pendidikan tersebut, yah entah karena pilihan pribadi orang nya, atau tidak mampuan secara financial atau yang lain nya, yang pada intinya pendidikan belum sepenuh nya merata gitu aja.

Jadi point yang saya tangkap disini adalah beliau pak mardigu ingin memberi pemahaman kepada kita supaya tau bagaimana bernegara yang benar menurut beliau, jadi pak mardigu menekankan apa yang ada di dalam genggaman pengetahuan nya tersebut ,dapat disalurkan kepada masyarakat luas.

Termasuk di dalam nya ada integritas, ekonomi, nasionalis, globalis yang beliau ingin masyarakat secara luas mengetahui nya dari sudut pandang yang lain, bukan tentang sekolah yang dari dasar sampai S3 itu yah.

Jadi intinya beliau ingin masyarakat tau keadaan ekonomi Negara solusi apa yang harus dilakukan, keadaan politik Negara , apa juga solusi yang harus dilakukan, keadaan global, di mana posisi Indonesia dan langkah apa yang harus di ambil, itu adalah gambaran secara luasnya yang saya tangkap dari penuturan – penuturan beliau dari buku dan juga video naratif yang beliau sampaikan.

Dan saya sangat paham betul beliau misalkan mengkritisi pun dalam ranah yang positif, dan sangat memiliki kredibilitas untuk apa yang beliau kritik yang berujung mencoba memberikan solusi tersebut.

Lalu yang kedua adalah bab tentang kemakmuran :

Bicara soal kemakmuran memang sudah menjadi hak nya tuhan dengan apapun yang telah di ikhtiarkan oleh manusia, tetap keputusan final nya adalah keputusan tuhan.

Tapi bukan berarti manusia tidak mencoba berusaha untuk mencapai apa yang di maksud kemakmuran tersebut, karena tuhan menyuruh kita untuk terus berusaha, jadi bicara soal kemakmuran adalah soal takdir yang bisa di ubah atau takdir MUALLAQ,

Yang apabila orang tersebut bersungguh – sungguh dalam mewujudkan nya maka tuhan akan menilai dan lebih banyak mengabulkan nya, tentu tuhan yang lebih tau dari pada apa yang kita ketahui.

Jadi intinya itu yah, bisa kita usahakan kemakmuran tersebut dengan cara – cara ilmiah atau nalar manusia pada umum nya, ( berusaha, belajar, berilmu , bertindak dll. ) semakin berilmu maka semakin tau dan semakin dekat pada tujuan yang ingin di capai. ( ilmu dalam bidang tertentu dan tujuan tertentu yang ingin dicapai, karena semua harus pakai ilmu untuk mencapai sesuatu )

Dan ini lah yang mungkin sedikit banyak menimbulkan kontroversi kemarin lalu memojokan pak mardigu dengan kata – kata seperti ini :

“Katanya trilyuner kok jualan buku, kok jualan seminar”

“Harus nya kalau pengusaha sukses itu sibuk dengan bisnis nya, bukan malah ngoceh terus di media sosial”

Kurang lebih seperti itu yang saya tau, kalau ada yang lain maka saya belum tau

Terkait dia harus sibuk dengan bisnis nya maka ini menjadi perhatian kita semua, bahwasanya kita membangun bisnis adalah membangun manfaat, jadi apa artinya kita berisnis kalau hanya fokus kepada bisnis nya terus, gak mau keluar ke permukaan dan berbagi ilmu juga pengalaman nya.

Memang akan tetap bermanfaat apabila dia juga tetap fokus terus kepada bisnis nya, terutama pada karyawan nya atau yang terkait dengan dampak yang di sebabkan oleh bisnis tersebut ( dampak positif maksudnya )

Kalau baru awal membangun bisnis mungkin iya, dia akan sibuk dengan bisnis nya terus, akan tetapi untuk seorang mardigu atau bossman ini, bukan kemaren sore dia berbisnis, kan lumayan lucu kalau dia hanya tinggal sebentar bisnis nya terus bangkrut ? atau harus fokus mikirin bisnis nya terus

Lalu buat apa pengalaman nya selama berpuluh – puluh tahun menjalankan bisnis, yang sudah pasti banyak pelajaran dari mulai dapat masalah, meminimalisir masalah, sampai kepada mengatasi masalah dan ilmu lain nya yang pasti akan banyak banget untuk di serap.

Pasti baiknya adalah di sebarkan kepada orang lain entah bagaimanapun itu caranya yah.. inilah yang di lakukan oleh bossman tersebut.

Baik, dalam pemahaman saya, bahwa beliau memberi pengetahuan juga melalui filter, artinya orang tersebut di rasa siap untuk menerima pengetahuan yang di berikan oleh pak mardigu ini

Artinya orang yang di maksud ini bukan sekedar hanya ingin tau saja, tapi tidak ingin secara mendalam untuk lebih dalam aplikatif nya.

Jika ada orang yang ingin mendapat pengetahuan general, itu bisa di dapat dari chanel youtube nya yang membahas lengkap tentang hal yang saya sebutkan diatas tulisan ini.

Soal kemakmuran ini juga ada filter nya tentu saja, bukan hanya untuk orang yang hanya ingin tau, penasaran dll, tapi tidak siap untuk mewujudkanya, ( bukan tidak ingin yah ) tapi tidak siap.

Maka dari itu beliau memberikan pengetahuan yang di milikinya sekaligus untuk di terapkan oleh orang – orang yang sudah terfilter ini.

Filter pertama adalah Berbayar ( buku berbayar, seminar berbayar, video berbayar )

Agak mahal bagi yang mengatakan itu mahal ( anda tau lah ) ada yang bilang murah banget untuk ilmu sedaging ini ( anda juga pasti tau ) anda sudah pasti tau karena ini ciri – ciri bagian dari filter seseorang  untuk growth atau diam ditempat lalu meratap.

Jadi kembali lagi kepada ungkapan yang sudah sering saya tulis yaitu, mau mengeluarkan sesuatu untuk mendapatkan sesuatu yang lebih. Kalau dalam bahasa bisnis nya adalah investasi ! Clear yah…

Mau dapet lebih dari apa yang di investasikan ya harus di jalankan dan di maksimalkan dari  apa yang di usahakan, peta nya kan sudah ada, tinggal bagaimana kita memahami dan mengeksekusinya dalam bentuk nyata.

Di dalam hal ini investasi nya adalah dalam bentuk ilmu, walaupun ada dalam bentuk saham yang terdapat dalam platform santara, tapi saya gak bahas itu sekarang yah.

Filter kedua adalah keberusahaan

Keberusahaan disini adalah ttg mau meluangkan tenaga, pikiran dan waktu nya untuk memahami isi sekaligus memiliki usaha untuk menerapkan nya.

Sebener nya ini terlalu basic untuk di bahas, akan tetapi perlu untuk di bahas hehe, karena memang umum nya membaca buku itu banyak yang malas apalagi ingin memahami sampai mempraktekkan isi buku, ataupun jika melihat video pun hanya termotivasi sesaat saja, saat melihat sebuah materi, untuk action nya ya gak tau lah..

Jadi memang selain biaya juga ada filter lain yaitu menyangkut keberusahaan yang ingin di bangun oleh pak mardigu wowiek ini. Maka dari itu nanti yang lulus di filter pertama, belum tentu lulus di filter ke dua tersebut,, tapi saya berharap anda lulus semua yah hehe. ( Tapi minimal sudah termasuk golongan orang yang siap lah ) bukan golongan yang cuma ingin tapi belum siap.

Lalu grand desainya apa tentang materi kemakmuran yang di berikan oleh pak mardigu wowiek ini,?

Grand desain nya menurut saya adalah, bagaimana beliau dapat mencetak pengusaha – pengusaha sukses yang nasionalis ( peduli dan cinta Negara ), yang punya kredibilitas, yang memiliki integritas, yang memiliki jiwa sosial tinggi, yang dapat membangun bangsa nya , yang dapat membangun legacy besar untuk generasi penerus.

Dan memang kalau secara logika jika orang memiliki kemakmuran  dan sederet sifat positif yang saya tulis di atas, maka otomatis akan banyak berdampak positif bukan hanya skala kecil saja ,tapi juga untuk skala yang lebih luas.

Dan tentu saja jika orang tersebut memenuhi kriteria di atas maka akan lebih banyak peluang  atau lebih strategies untuk dapat menyelesaikan permasalahan bangsa, memajukan bangsa dan lebih fokus lagi, karena tidak teralu mengurusi perut sendiri ataupun perut  keluarga nya ( sudah aman secara ekonomi )

Tapi sudah aman secara ekonomi, sekaligus memiliki banyak pengetahuan saja tidak menjamin dia tidak akan serakah !! bukan niat nya kontribusi positif secara luas malah memanfaatkan posisi strategies yang dimiliki nya untuk hal – hal yang malah merugikan di tempat dia berada hehe… ada yang tau ?

Semoga bukan anda dan saya yah, amin ya alloh..

Maka dari itu saya sangat mendukung langkah dari pak mardigu wowiek ini untuk menjalankan grand desain nya, seperti yang sudah saya katakan tadi menurut pandangan saya secara pribadi.

kalau ada yang kurang atau salah saya mohon maaf, kalau ada yang mau nambahi silahkan.

Kesimpulan nya adalah Indonesia masih butuh banyak orang – orang seperti ini untuk mendobrak kita kebanyakan, untuk memiliki kesadaran diri, untuk lebih menjadi manusia yang berguna, berintegritas, mawas diri, menjadi sukses, beradab, berilmu , cinta dan peduli kepada Negara dan bisa bermanfaat seluas – luas nya,

Walaupun kalau ngomong itu mudah, tapi kita semua harus berusaha setidaknya mulai dari hal yang terkecil terlebih dahulu, silahkan lakukan yang anda bisa dan itu positif.

Untuk perihal masalah global saya tidak bahas karena saya belum memiliki banyak kemampuan untuk memberikan kesimpulan dalam masalah itu yah, jadi mohon maaf, saya belum lari kearah sana, alias masih seputar itu aja dulu, sambil fokus dodolan alias jualan, kalau saya gak jualan gak makan soalnya hehe..

Sekian semoga pembahasan tentang visi besar seorang mardigu wowiek bossman sontoloyo yang sedang di gaungkan, dapat menghibur teman – teman, karena saya tidak yakin ini akan menjadi pengetahuan hehe..

Salam Uun WE

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *